Kita sering melihat huruf drive dituliskan dengan huruf C:, D:, E:, dan seterusnya. Sebenarnya huruf pada drive tersebut dapat kita ganti sesuai kebutuhan atau keinginan.
Cara menggantinya adalah sebagai berikut:
Showing posts with label Computer. Show all posts
Showing posts with label Computer. Show all posts
Monday, June 30, 2008
Friday, June 6, 2008
Menonaktifkan System Restore
System restore sangat berguna sekali bagi sistem komputer karena, ketika sistem mengalami masalah baik itu karena masalah virus, registry, maupun masalah lainnya, masalah tersebut seringkali bisa diselesaikan melalui system restore.
Namun adakalanya, untuk kepentingan tertentu, misalnya ketika kita hendak men-scan virus menggunakan PCMAV atau ketika kita ingin sedikit meluangkan ruang harddisk, system restore ini harus dinonaktifkan. Untuk menonaktifkan system restore, lakukanlah langkah-langkah di bawah ini:
- Klik kanan My Computer.
- Klik Properties.
- Klik tab System Restore.
- Berikan tanda centang pada Turn off System Restore on all drives.
- Klik OK.

Friday, May 16, 2008
Membatalkan AutoCorrect
Program aplikasi Microsoft Word memiliki fasilitas AutoCorrect yang berfungsi untuk memperbaiki kesalahan kata secara otomatis. Fasilitas ini bagus tetapi juga memiliki hal negatif. Sebagai contoh, jika Anda sedang bekerja dengan teks berbahasa Indonesia, dan Anda hendak mengetikkan kata teh, maka komputer akan secara otomatis menggantinya dengan kata the. Tindakan komputer ini bisa sangat menjengkelkan.
Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Namun, di sini saya hanya akan memberikan satu cara saja yang sangat efektif dan efisien. Oke... coba ketikkan
kembali kata teh pada program Microsoft Word dan tekan spasi. Pada saat kata itu berubah menjadi the, coba tekan kombinasi tombol Ctrl+Z.
Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Namun, di sini saya hanya akan memberikan satu cara saja yang sangat efektif dan efisien. Oke... coba ketikkan
kembali kata teh pada program Microsoft Word dan tekan spasi. Pada saat kata itu berubah menjadi the, coba tekan kombinasi tombol Ctrl+Z.
Thursday, March 13, 2008
Ashop Commerce
There are more and more online stores nowadays. Doing transaction through online stores is easier for customers and for the merchants themselves. For customers, they just need to pick up the products they want, put them into the shopping cart, and pay by credit cards or other payment devices. For merchants who own the online stores, they need a good shopping cart software which can take care of the transactions easily and safely.
As a leading provider of shopping cart software, Ashop Commerce provides good quality e-commerce software that can be used by merchants to handle and manage their online stores. Shopping cart solutions are offered not only to professional users but also to novice users who do not have much experience. Ashop Commerce is also dedicated to its clients by giving relevant advice and ideas. These advice and ideas will be very useful for the merchants to advance their online business in the future.
As a leading provider of shopping cart software, Ashop Commerce provides good quality e-commerce software that can be used by merchants to handle and manage their online stores. Shopping cart solutions are offered not only to professional users but also to novice users who do not have much experience. Ashop Commerce is also dedicated to its clients by giving relevant advice and ideas. These advice and ideas will be very useful for the merchants to advance their online business in the future.
Monday, February 11, 2008
Using GeeXboX

I ever wrote about GeeXboX here. Now, I would like to tell you how to use GeeXboX. Please follow these steps:
- Turn on your computer.
- Enter BIOS screen by pressing Del, F2, or other keys depending on the type of your motherboard.
- Put CD containing GeeXboX program into the CD/DVD tray.
- Change booting priority into CD/DVD drive.
- Save the changes you've made and exit.
- After the program is loaded into the memory (RAM), the tray will be open automatically. Take out the CD and put another CD containing multimedia files supported by GeeXboX.
- Use arrow keys on your keyboard to select the menu.
- Enjoy your day with GeeXboX.
Monday, February 4, 2008
GeeXboX
Suatu hari seorang teman datang ke rumah membawa CPU. Katanya harddisk-nya rusak sehingga ia tidak bisa menggunakan komputer tersebut. Lalu saya bertanya kepadanya,"Percaya tidak kalau saya bisa menonton VCD melalui CPU itu?" Ia pun langsung menjawab,"Mana mungkin... komputernya aja rusak."
Saya pun langsung menyalakan komputer yang rusak itu, lalu masuk ke BIOS dan mengubah prioritas booting ke CD. (Sebelumnya saya sudah memasukkan sebuah CD berisi program GeeXboX ke CD drive.) Setelah program jalan, saya bisa menikmati video dari VCD yang saya putar melalui CPU tersebut. Teman saya itu terheran-heran dan berkata,"Kan komputernya belum diperbaiki, kok bisa menonton VCD?"
Sebenarnya hal ini bukanlah sesuatu yang istimewa atau aneh. Program GeeXboX memang dirancang untuk bekerja sebagai media center. Ia bisa menjalankan berbagai file video, audio, maupun gambar. Program yang tampilannya sederhana namun kinerjanya luar biasa ini bekerja dalam platform Linux dan bisa dijalankan langsung melalui CD. Jadi kita tidak membutuhkan sistem operasi maupun harddisk. (Kalau mau memakai harddisk sih juga bisa. Dalam hal ini kita bisa menjalankan file multimedia yang ada dalam harddisk.)
Mungkin ada di antara Anda yang bertanya,"Apakah CPU harus memiliki 2 CD/DVD drive untuk menonton VCD karena satu drive sudah dipakai oleh CD GeeXboX dan satu lagi untuk VCD?" Jawabannya,"Tidak!" Cukup satu CD/DVD drive saja. Kenapa? Karena setelah booting, program akan di-load ke dalam RAM (Random Access Memory), kemudian dengan cerdasnya CD tray akan terbuka secara otomatis dan kita bisa mengeluarkan CD program GeeXboX tersebut. Nah, pada saat mau menonton VCD tinggal masukkan saja VCD-nya seperti biasa.
Saya pertama kali mencoba program ini pada awal 2006. Ukuran file-nya sangat kecil. Hanya beberapa Mega Byte saja. Spesifikasi hardware yang dibutuhkan juga sangat ringan. Saya pernah mencobanya di komputer lama yang masih menggunakan prosesor P1, P2, P3 dan AMD Duron. Program dapat berjalan dengan baik, bahkan sangat cepat karena kita tidak perlu masuk ke Windows. Kesimpulannya... Jika Anda memiliki komputer lama yang harddisk-nya rusak, Anda bisa mengalihgunakannya sebagai media center sederhana.
Untuk keluaran versi terbaru program ini saya belum mencoba. Jika Anda ingin mencobanya, silahkan download di situs GeeXbox.
Saya pun langsung menyalakan komputer yang rusak itu, lalu masuk ke BIOS dan mengubah prioritas booting ke CD. (Sebelumnya saya sudah memasukkan sebuah CD berisi program GeeXboX ke CD drive.) Setelah program jalan, saya bisa menikmati video dari VCD yang saya putar melalui CPU tersebut. Teman saya itu terheran-heran dan berkata,"Kan komputernya belum diperbaiki, kok bisa menonton VCD?"
Sebenarnya hal ini bukanlah sesuatu yang istimewa atau aneh. Program GeeXboX memang dirancang untuk bekerja sebagai media center. Ia bisa menjalankan berbagai file video, audio, maupun gambar. Program yang tampilannya sederhana namun kinerjanya luar biasa ini bekerja dalam platform Linux dan bisa dijalankan langsung melalui CD. Jadi kita tidak membutuhkan sistem operasi maupun harddisk. (Kalau mau memakai harddisk sih juga bisa. Dalam hal ini kita bisa menjalankan file multimedia yang ada dalam harddisk.)
Mungkin ada di antara Anda yang bertanya,"Apakah CPU harus memiliki 2 CD/DVD drive untuk menonton VCD karena satu drive sudah dipakai oleh CD GeeXboX dan satu lagi untuk VCD?" Jawabannya,"Tidak!" Cukup satu CD/DVD drive saja. Kenapa? Karena setelah booting, program akan di-load ke dalam RAM (Random Access Memory), kemudian dengan cerdasnya CD tray akan terbuka secara otomatis dan kita bisa mengeluarkan CD program GeeXboX tersebut. Nah, pada saat mau menonton VCD tinggal masukkan saja VCD-nya seperti biasa.
Saya pertama kali mencoba program ini pada awal 2006. Ukuran file-nya sangat kecil. Hanya beberapa Mega Byte saja. Spesifikasi hardware yang dibutuhkan juga sangat ringan. Saya pernah mencobanya di komputer lama yang masih menggunakan prosesor P1, P2, P3 dan AMD Duron. Program dapat berjalan dengan baik, bahkan sangat cepat karena kita tidak perlu masuk ke Windows. Kesimpulannya... Jika Anda memiliki komputer lama yang harddisk-nya rusak, Anda bisa mengalihgunakannya sebagai media center sederhana.
Untuk keluaran versi terbaru program ini saya belum mencoba. Jika Anda ingin mencobanya, silahkan download di situs GeeXbox.
Sunday, January 27, 2008
Akhirnya CD Ubuntu Datang Juga
Setelah sekitar satu bulan menunggu, akhirnya kiriman paket yang berisi sebuah CD Sistem Operasi Linux Ubuntu 7.10 datang juga. Saya memesan CD langsung ke situsnya. Semuanya gratis alias tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Jika Anda ingin ikutan mendapatkan CD gratis ini, silahkan memesannya di https://shipit.ubuntu.com. Sebenarnya Anda bisa juga memesan beberapa CD sekaligus, misalnya CD Ubuntu untuk versi 32 Bit dan 64 Bit serta Kubuntu. Tapi tentu saja prosesnya akan lebih lama dan biasanya (menurut pengalaman orang lain yang pernah memesan lebih dari satu), pada saat menerima kiriman, Pak Pos akan meminta beberapa ribu rupiah sebagai bea tambahan. Jika koneksi internet Anda tergolong cepat, sebaiknya Anda men-download saja secara langsung file CD image-nya daripada nunggu 4-6 minggu masa pengiriman.
Sistem Operasi Linux kini makin dikenal oleh banyak orang. Selain berupa freeware dan open source, sistem operasi ini dipilih sebagai alternatif Sistem Operasi Windows karena GUI-nya (Graphical User Interface) yang menarik dan dukungan software-nya yang mulai berkembang.
Sebelum mengenal Ubuntu, saya pernah menggunakan Sistem Operasi Linux distro lainnya, seperti Linux Knoppix, Linux Mandrake, Linux Xandros dan Linux CHIPLux (yang dikembangkan oleh Tim Majalah CHIP). Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang Linux, silahkan berkunjung ke blog-nya Mas Iwan karena di blog beliau ada beberapa tutorial menarik seputar Linux.
Sistem Operasi Linux kini makin dikenal oleh banyak orang. Selain berupa freeware dan open source, sistem operasi ini dipilih sebagai alternatif Sistem Operasi Windows karena GUI-nya (Graphical User Interface) yang menarik dan dukungan software-nya yang mulai berkembang.
Sebelum mengenal Ubuntu, saya pernah menggunakan Sistem Operasi Linux distro lainnya, seperti Linux Knoppix, Linux Mandrake, Linux Xandros dan Linux CHIPLux (yang dikembangkan oleh Tim Majalah CHIP). Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang Linux, silahkan berkunjung ke blog-nya Mas Iwan karena di blog beliau ada beberapa tutorial menarik seputar Linux.
Friday, December 7, 2007
Menonaktifkan Autorun
Bagi para master komputer mungkin posting-an ini terdengar basi. Namun, mengingat pengunjung blog ini berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan keahlian, saya memandang perlu untuk menuliskannya.
Akhir-akhir ini virus/worm komputer semakin merajalela. Cara kerjanya pun sudah semakin canggih. Kalau dulu virus/worm baru aktif setelah diklik, kini para pembuat virus/worm mulai banyak yang memanfaatkan fasilitas autorun sehingga virus/worm tersebut akan menyebar tanpa disadari oleh pengguna komputer segera setelah flashdisk dicolokkan ke komputer.
Untuk mencegah masuknya virus/worm ke komputer secara otomatis, sebaiknya fasilitas autorun kita nonaktifkan. Caranya adalah sebagai berikut:
Akhir-akhir ini virus/worm komputer semakin merajalela. Cara kerjanya pun sudah semakin canggih. Kalau dulu virus/worm baru aktif setelah diklik, kini para pembuat virus/worm mulai banyak yang memanfaatkan fasilitas autorun sehingga virus/worm tersebut akan menyebar tanpa disadari oleh pengguna komputer segera setelah flashdisk dicolokkan ke komputer.
Untuk mencegah masuknya virus/worm ke komputer secara otomatis, sebaiknya fasilitas autorun kita nonaktifkan. Caranya adalah sebagai berikut:
- Klik Start - Run.
- Ketik "regedit". (Tanda petik tidak diketik.)
- Masuklah ke HKEY_CURRENT _USER\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
- Pada jendela sebelah kanan, klik kanan NoDriveTypeAutoRun.
- Klik Modify.
- Ubah value data menjadi "ff" (tanda petik tidak diketik) untuk menonaktifkan (men-disable) fungsi autorun pada drive.
- Klik OK.
- Lalu masuklah ke HKEY_USERS\.DEFAULT\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
- Lakukan hal yang sama seperti langkah-langkah sebelumnya.
- Keluarlah dari jendela Registry Editor.
- Restart komputer.
Subscribe to:
Posts (Atom)
